Demografi Pemilih 2024

Sonny Harry B. Harmadi
Ketua Umum Koalisi Kependudukan Indonesia
Tulisan ini dimuat dalam Opini Kompas pada 28 November 2023.

Pertarungan antar kandidat dalam Pemilihan Umum 2024 telah berlangsung. Adu strategi dengan berbagai janji kampanye mulai disuarakan para calon presiden, calon wakil presiden, ataupun calon anggota legaslatif.

Inovasi dalam Penghitungan Proyeksi Penduduk 2020-2050

Sonny Harry B Harmadi
Ketua Pokja Statistik Sosial dan Anggota Forum Masyarakat Statistik Periode 2023-2024
Budi Setiawan
Statistisi Ahli Madya BPS
Buletin Ringkas Statistical & Policy Brief

Dunia terus berubah, semakin kompleks dan penuh ketidakpastian. Perencanaan pembangunan perlu dukungan strategic foresight dengan memperhatikan berbagai aspek megatren global seperti revolusi teknologi, perubahan demografi, perubahan iklim, serta dinamika geopolitik dan geoekonomi. Dalam mencapai Visi Indonesia Emas 2045, strategic foresight yang disusun mutlak membutuhkan dukungan proyeksi penduduk 2020-2050 yang berkualitas sebagai acuan dalam mengejar target Indonesia sebagai negara maju.

Gatra Demografi Lemhannas RI.

Sonny Harry B Harmadi
Tim Pokja Bahan Ajar BS Demografi Lemhannas RI

Bahan Ajar (Hanjar) merupakan salah satu instrumen pokok dalam setiap pendidikan, seperti pendidikan di Lemhannas RI yang menyelenggarakan Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) dan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA), serta Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan (P3DA).

Sisa Waktu Bonus Demografi

Sonny Harry B Harmadi
Ketua Umum Koalisi Kependudukan Indonesia. Pengajar Ekonomi dan Demografi di ITS
Tulisan ini dimuat dalam Opini Kompas 27 Juni 2023.

Presiden Joko Widodo dalam beberapa kesempatan mengingatkan pentingnya sisa waktu 13 tahun bagi Indonesia untuk dapat menjadi negara maju. Apa yang diungkapkan Presiden Joko Widodo erat kaitannya dengan periode bonus demografi di Indonesia yang tersisa 13 tahun lagi.

Short-Term Solutions and Human Mobility Changes to Control the Widespread of COVID-19 in Indonesia

Sonny Harry B. Harmadi
Department of Development Studies, Faculty of Creative Design and Digital Business, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Indonesia.
Sri Hartini Rachmad
Research Center for Population, BRIN – National Agency of Research and Innovation, Indonesia.
Salut Muhidin
Macquarie Business School, Macquarie University in Sydney, Australia.
Ardi Adji
BPS Statistics Indonesia.
Muchammadun
Department of Islamic Community Development, Mataram State Islamic University, Indonesia.
Muhammad Fajar
BPS Statistics Indonesia.
Udin Suchaini
BPS Statistics Indonesia.

Revitalisasi Pendidikan Vokasi untuk Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja

Selama 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK, keadaan ketenagakerjaan di Indonesia terus berkembang. Pada Agustus 2017 lalu, jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai 128,06 juta jiwa, bertambah 6,16 juta jiwa dibandingkan jumlah angkatan kerja pada Agustus 2014.

Population Policy

Solusi untuk Negeri

Keunggulan negara semakin ditentukan oleh kemampuan negara tersebut membangun kebijakan-kebijakan publik unggul dibanding faktor-faktor lainnya, termasuk faktor kekayaan alam. Negara-negara dengan keterbatasan kekayaan alam yang ekstrem, seperti Jepang, Korea Selatan, dan Singapura, adalah contohnya. Mereka tidak saja berhasil keluar dari keterbatasan kekayaan alamnya, tetapi menguasai kekayaan alam negara lain dalam jumlah mencengangkan. Bahkan, yang mereka kuasai bukan hanya akses akan kekayaan alam, kinerja pembangunan negara-negara lain pun bergantung pada kebijakan mereka.

Produktivitas dan Daya Saing Indonesia dalam Konteks Demografi

Produktivitas dan Daya Saing Indonesia dalam Konteks Demografi

INDONESIA memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas dan daya saingnya. Hal ini didukung oleh kenyataan bahwa Indonesia sedang berada dalam periode bonus demografi (demographic dividend) sejak 2012. Sejak tahun 2012, rasio ketergantungan di Indonesia telah di bawah angka 50. Maknanya adalah bahwa setiap 100 penduduk usia produktif menanggung kurang dari 50 penduduk usia nonproduktif.

Transformasi Ekonomi Indonesia Menuju Negara Maju dan Berdaya Saing

Sonny Harry B Harmadi

Keputusan Pemerintah untuk memperluas cakupan dan jenis bantuan sosial (bansos) masyarakat miskin dan terdampak pandemi Covid-19 sudah tepat. Melalui program bantuan sosial non reguler, Pemerintah ingin menjaga daya beli masyarakat, meminimalisir tambahan kemiskinan baru, serta menjaga permintaan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Tantangan Kependudukan

Sonny Harry B Harmadi
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kawasan Kemenko PMK/Ketua Umum Koalisi Kependudukan
Tulisan ini dimuat dalam Opini Kompas pada 13 Juli 2019.

Komisi Pemilihan Umum secara resmi telah menetapkan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Sekarang saatnya menyusun langkah ke depan, menyelesaikan rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 untuk periode kepemimpinan kedua Presiden Jokowi.